Kamis, 30 Mei 2013

BK Kelompok



PENGERTIAN KELOMPOK

A.        KELOMPOK
Kelompok adalah suatu kumpulan dua atau lebih orangt-oranmg yang mengalami interaksi dinamis satu sama lain (McGrath, 1984). Definisi ini mencakup berbagai jenis kelompok, misalnya sebuah keluarga kecil, sebuah kelompok kerja besar, suatu kelompok eksperimen yang hanya bertemu pada satu kesempatan, suatu unit militer yang bertugas bersama-sama dalam hitungan bulan atau tahun.
Kelompok bersifat dinamis sedangkan agrerat relatif pasif. Anggota-anggota kelompok saling menyadari keberadaan satu sama lain sedangkan orang-orang agrerat seringkali melupakan orang-orang di sekitarnya.
Dalam interaksi personal pengertian kelompok memiliki maksud sendiri yaitu proses pertukaran informasi diantara seseorang dengan paling kurang seorang lainnya atau biasanya di antara dua orang yang dapat langsung diketahui balikannya.
Dalam persepsi keanggotaan adalah kelompok itu suatu struktur atau bagian terpenting di dalam suatu keanggotaan. Lain hal dalam pengertian kelompok dalam kesalingantungan yaitu kelompok adalah saling terhubungnya hubungan sosial satu sama lain dengan orang lain dan dapat menimbulkan ketergantungan satu sama lain.
Menurut Smith (1945): Kelompok sosial adalah satu unit yang terdiri dari sejumlah organisme yang mempunyai persepsi kolektif tentang kesatuan mereka dan mempunyai kemampuan untuk berbuat dan bertingkah lahu dengan cara yang sama terhadap lingkungan.
Dalam interaksi personal, menurut Homans (1950): kelompok adalah sejumlah individu berkomunikasi satu dengan yang lain dalam jangka waktu tertentu yang jumlahnya tidak terlalu banyak. Kelompok adalah agregat sosial dimana anggota-anggotanya yang saling tergantung, dan setidak-tidaknya memiliki potensi untuk melakukan interaksi satu sama lain.
Kelompok adalah suatu kolektif yang terdiri atas berbagai organisme dimana eksistensi semua anggota sangat penting untuk memuaskan berbagai kebutuhan individu. Artinya, kelompok merupakan suatu alat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan individu. Individu menjadi milik kelompok karena mereka mendapatkan berbagai kepuasan ssebaik mungkin melalui organisasi yang tidak dengan mudah mereka dapatkan melalui cara lainnya (Cartwright & Zander, 1971: 20).
Sedangkan menurut Wekley dan Yulk (1977) mengemukakan bahwa kelompok merupakan suatu kumpulan orang yang berinteraksi satu sama lain secara teratur dalam suatu periode tertentu, dan merasakan adanya ketergantungan diantara mereka dalam rangka mencapai satu atau lebih tujuan bersama.
Dari beberapa pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian kelompok tidak terlepas dari unsur-unsur berupa keberadaan dua orang atau lebih yang melakukan interaksi dan saling mempengaruhi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Namun ini tidak berlaku bagi sekumpulan individu yang tidak memenuhi unsur-unsur di atas, maka belumlah dikatakan sebagai kelompok misalnya penonton sepakbola yang menjadi sekumpulan individu namun mereka tidak saling mengenal dan tidak melakukan interaksi.
B.                 KERUMUNAN
Kerumunan (crowd) adalah individu-individu yang berkumpul secara kebetulan di suatu tempat, pada waktu yang bersamaan.
1. Bentuk kerumunan adalah formal dan ekspresif (direncanaka).
2. Sifat kerumunan (sementara), yaitu tidak menyenangkan, keadaan panic,
    kerumunan penonton.
3. Berlawanan dengan norma hukum.
Secara garis besar kerumunan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu
kerumunan yang berguna bagi organisasi social masyarakat, juga
kerumunan yang timbul dengan sendirinya tanpa di duga sebelumnya.
a.         Kerummunan yang berartikulasi dengan struktur sosial

1.                  Formal Audiences

Khalayak penonton atau pendengar yang formal merupakan
kerumunan-kerumunan yang mempunyai pusat perhatian dan
persamaan tujuan, tetapi sifatnya pasif. Contohnya adalah
penonton film, orang-orang yang menghadiri khotbah keagamaan.
2.                  Planned Expressive Group
Kelompok ekspresif yang telah direncanakan adala kerumunan yang pusat perhatiannya tak begitu penting, tetapi tetapi mempunyai persamaan tujuan yang tersimpul dalam aktivitas kerumunan tersebut serta kepuasan yang dihasilkannya. Fungsinya adalah sebagai penyalur ketegangan-ketegangan yang dialami orang karena pekerjaan sehari-hari. Contohnya orang yang berpesta, berdansa, dan sebagainya.
b.         Kerumunan yang bersifat sementara
1.                  Contoh Inconvenient Aggregations
Kumpulan yang kurang menyenagkan adalah orang-orang yang antri karcis, orang-orang yang menunggu bis dan sebagainya.
2.                  Panic Crowds               
Kerumunan orang-orang yang sedang dalam keadaan panik, yaitu orang-orang yang bersama-sama berusaha menyelamatkan diri dari bencana.
3.                  Spectators Crowds
Kerumunan penonton terjadi karena ingin mellihat suatu kejadian tertentu. Kerumunan semacam ini hampir sama dengan khalayak penonton, tetapi bedanya adalah bahwa kerumunan penonton tidak direncanakan. Seperti kecelakaan, kebakaran dan sbagainya.
c.         Kerumunan yang berlawanan dengan norma-norma hukum (lawless
crowds).
1.      Acting Mobs
Kerumunan yang bertindak emosional bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan kekuatan fisik yang
berlawanan dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Contohnya demonstrasi.
2.      Immoral Crowds
Kerumunan yang bersifat immoral hampir sama dengan kelompok expresif. Bedanya adalah kerumunan yang bersifat immoral
bertentangan dengan norma-norma masyarakat. Contohnya adalah
orang-orang yang mabuk.
3.      Publik
Berbeda dengan keinginan, publik lebih merupakan kelompok yang tidak merupakan kesatuan. Interaksi terjadi secara tidak langsung melalui alat-alat komunikasi seperti misalnya pembicaraan pribadi yang berantai, desas-desus, surat kabar, radio, televisi, film, dan lain sebagainya. Misalnya menonton bersama ertandingan sepak bola.
Jadi yang kita lihat dalam kerumunan adalah sekumpulan orang yang mempunyai satu tujuan yang sama, namun dari segi latar belakang mereka berbeda. Meski begitu dalam kerumunan ini terjadi interaksi antara satu dengan yang lainnya.
C.        CONTOH AKTIFITAS LAIN
·                    Acara makan bersama dalam keluarga, ada ayah, ibu anak dan keluarga yang lain saling berinteraksi, bercanda dan memperoleh kebahagiaan bersama, sambil masing-masing menghormati tata karma atau etika hubungan antara anggota keluarga
·                    Ketika sedang berlangsung perkuliahan ada kalanya untuk serius terhadap suatu mata kuliah namun demikian ada saatnya untuk santai. Tetapi antara mahasiswa dengan dosen tetap saling menghormati dan melaksanakan etika dalam perkuliahan.
D.        HUBUNGAN ANTARA KELOMPOK, KERUMUNAN DAN KUMPULAN
·        Kerumunan mnjadi kelompok misalnya kerumunan menonton konser seorang artis terkenal, mereka memiliki satu tujan untuk menonton artis idolanya. Seiring brjalanya waktu krumunan itu akan mnjadi kelompok dengan membntuk fansclub.
·        Kelompok menjadi kerumunan ketika dalam sebuah kelompok terjadi konflik yang dapat memecah belah kelompok tersebut. Maka itu bisa saja menjadi bubar dan akhirnya menjadi kerumunan. Misalnya dalam fansclub tadi terjadi perselisihan antara anggota a dengan anggota b perselisihan antara dua orang ini dapat memecah belah kelompok tersebut.
·        Kerumunan  kelompok dapat menjadi kumpulan orang – orang disebabkan karena tidak adanya interaksi dalam suatu kelompok kerumunan, hilangnya ikatan emosional, tidak adanya tujan yang ingin dicapai, tidak ada kepemimpinan dan tidak tercantum norma yang belaku. Misalnya Dalam suatu kelompok tersebut sudah jarang bertemu atau jarang berkomunikasi, maka kelompok itu hanya akan terikat pada organisasi yang disebut kumpulan saja.
E.         FAKTOR PENGIKAT KELOMPOK
            Semua anggota kelompok harus terikat pada kelima faktor dalam kelompok.
a.                   Apabila tidak ada interaksi maka kelompok tidak akan hidup, jadi didalam suatu kelompok harus ada interaksi antara satu dengan yang lainya.
b.                  Jika ikatan emosional diantara mereka tidak ada maka tidak akan ada kebersamaan dan kekompakan.
c.                   Tujuan atau kepentingan bersama sangatlah penting dalam kelompok, karena tujuan ini menjadi titik awal kmana arah kelompok itu akan melangkah.
d.                  Sosok pemimpin sangat penting dalam sebuah kelompok, untuk membangun kelompok diperlukan seorang pemimpin yang mampu mengkoordinasi anggotanya.
e.                   Norma diperlukan dalam suatu kelompok, dalam suatu kelompok tentu memiliki norma – norma yang harus dipatuhi hal ini bertujuan untuk membatasi perilaku anggota kelompok.

                                                                                                                                  











DAFTAR PUSTAKA


                                                                                                                 

2 komentar:

  1. Black Titanium Ring | Stone Age Games
    ‎Black Titanium Ring how strong is titanium | Stone Age Games | Stone Age Games | Stone Age Games | Stone Age Games. mens titanium wedding bands White, Red, Bronze, mens black titanium wedding bands Diamond, or Egyptian. titanium comb Rating: 4.2 · ‎20,743 votes · ‎$6.99 · titanium bar stock ‎In stock

    BalasHapus